78 views
Humas

Sebagai Pelaporan, Seprianti Presentasikan Laporan Kehumasan

Badan Pengawas Pemilihan Umum, Jayapura – Divisi Pengawasan, Humas dan Hubal (PHL) Bawaslu Kabupaten Jayapura melaksanakan presentasi laporan Evaluasi Kehumasan Tahun 2020 secara offline dan online. Melalui online yaitu menggunakan zoom yang diikuti oleh Ketua dan BPP Bawaslu Kabupaten Jayapura serta rekan Bawaslu lainnya. Sedangkan melalui offline yaitu dilaksanakan di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Jayapura dan diikuti oleh pimpinan dan staf pada Rabu (31/03/2021).

Kegiatan yang dilaksanakan di akhir bulan Maret ini merupakan bentuk pelaporan kepada lembaga oleh koordinator divisi yang kemudian dipresentasikan kepada Pimpinan dan staf kesekretariatan sebagai bahan evaluasi lembaga khususnya TIM Humas Bawaslu Kabupaten Jayapura.

Ronald Manoach selaku Anggota Bawaslu Provinsi Papua yang pada kesempatan ini memberikan arahan melalui video yang dikirimkan via WhatsApp menyampaikan betapa pentingnya Kehumasan yang beririsan langsung dengan kerja-kerja pencegahan.

“Kerja-kerja kehumasan sangat beririsan dengan aktifitas pencegahan. Bukan hanya memperkenalkan lembaga kita kepada publik, tetapi juga akan berkontribusi untuk mencerdaskan masyarakat dalam berdemokrasi atau proses perpolitikan”, tegas Ronald.

Disisi lain, Seprianti Pandi yang adalah Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubal Bawaslu Kabupaten Jayapura dalam pemaparan materinya menyisihkan kolom Saran terhadap kerja Kehumasan tahun 2020 yang nyatanya belum diisi. Hal ini sengaja dilakukan karena point saran akan diisi langsung oleh peserta.

Merespon kegiatan presentasi ini, Nasarudin Sili Luli selaku Koordinator Divisi HPP menyampaikan beberapa point saran dan kritik untuk diisi pada kolom saran yang masih kosong. Ia berbicara tentang prinsip Humas untuk dapat sukses, bahwa sejatinya manusia di dunia ini telah lahir dengan dasar sebagai humas.

“Manusia itu sejak lahir sudah memiliki jiwa humas. Karena kita ini kan selalu berhubungan dengan manusia lainnya, sehingga kerja humas ini adalah tugas kita semua di dalam lembaga ini”, tutur Nasaruddin.

Ia pun menyarankan agar dilakukan terobosan-terobosan baru di dalam kehumasan Bawaslu Kabupaten Jayapura. Misalnya dengan melakukan rekam jejak kehumasan sebagai in memoriam terhadap kerja-kerja Bawaslu yang diposting oleh media lain, kemudian mentokohkan para pimpinan lembaga dengan profesi lainnya yang bukan hanya sebagai Pengawas Pemilu, bahkan pembuatan video tentang kegiatan-kegiatan lembaga selama 1 tahun kerja.

Saran pun diberikan juga dari staf untuk memajukan kehumasan. Menanggapi semua masukan, saran dan kritik, Seprianti mengakui bahwa masih adanya kekurangan dalam kehumasan Bawaslu Kabupaten Jayapura, namun ia optimis akan berusaha lebih baik lagi di tahun 2021 bersama TIM yang telah dibentuk. (MKH)