Pengawasn

Penuhi SE KPU RI terbaru, Rapat Pleno Diubah Rapat Koordinasi

 

Badan Pengawas Pemilihan Umum, Jayapura – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) kembali meluncurkan Surat Edaran (SE) terbaru terkait proses pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan. SE dengan nomor 132/PL.02-SD/01/KPU/II/2021 Ini baru saja diterbitkan pada tanggal 04 Februari 2021.

Mengacu pada SE tersebut, maka agenda Rapat Pleno yang direncanakan oleh KPU Kabupaten Jayapura sesuai dengan surat undangan nomor 41/PL.02.1-SD/9103/KAB/II/2021 tanggal 17 Februari 2021 perihal Rapat Pleno Penetapan Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan I Bulan Januari 2021 di Tingkat KPU Kabupaten Jayapura, diubah menjadi Rapat Koordinasi antara KPU, Bawaslu dan instansi terkait. Perubahan agenda ini disampaikan langsung oleh Kepala Sekretariat (Kasek) KPU Kabupaten Jayapura pada rapat dimaksud, Senin (22/02/2022).

“Sesuai surat yang kami kirimkan ke bapak/ibu, maka harusnya dilaksanakan pleno hari ini. Namun, setelah kami mengirimkan surat tersebut, kemudian kami mendapatkan SE terbaru dari KPU RI tentang Daftar Pemilih Berkelanjutan ini”, ucap Supadi selaku Kasek.

Pengakuan ini ditegaskan kembali oleh Daniel Mebri, Ketua KPU Kabupaten Jayapura pada sambutannya membuka rapat. Dia pun menjelaskan perubahan yang dimuat di dalam SE terbaru ini dibandingkan dengan SE 181 yang dipakai sebagai acuan pada setiap Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan yang dilakukan oleh KPU pada tahun 2020 kemarin.

“Iya benar, kami baru saja mendapatkan SE baru tersebut, dan sesuai dengan SE ini maka KPU Kabupaten/Kota melaksanakan pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan setiap 3 bulan sekali dengan 3 tahap yaitu bulan pertama melakukan rapat internal yaitu kami di KPU, bulan kedua melakukan rapat koordinasi dengan Bawaslu, TNI/Polri, Dukcapil, Kesbangpol, Partai dan lainnya, kemudian baru diplenokan pada bulan ketiga. Jadi pleno akan dilaksanakan bulan Maret dan hari ini melakukan rapat koordinasi”, jelas Daniel.

Menyikapi perubahan agenda dan mengikuti perubahan SE yang ada, Bawaslu dalam pengawasannya memberikan masukan untuk KPU melakukan evaluasi terlebih dahulu sebelum melangkah pada proses baru yang akan dilakukan oleh KPU dengan mengacu pada SE terbaru tersebut. Disampaikan oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Jayapura, Seprianti E. Pandi yang adalah Koordinator Divisi PHL melalui sesi masukan/saran dari peserta rapat.

“Saya sudah membaca SE terbaru itu dan tidak banyak perubahannya. Hanya yang berubah yaitu jika 2020 kita pleno per bulan, maka SE terbaru ini kita pleno 3 bulan sekali. Maka sebelum KPU mulai melangkah pada proses yang baru dengan aturan yang baru ini, maka kami dari Bawaslu hanya menyarankan agar KPU melakukan evaluasi terlebih dahulu terhadap proses yang sudah kita lakukan di tahun 2020”, ucap Seprianti.

Menurutnya, evaluasi ini penting agar KPU, Bawaslu, dan instansi terkait juga partai politik mengetahui apa saja kekurangan dan kelebihan selama proses pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan tahun 2020. Jika sudah diketahui maka akan mempermudah KPU dalam melaksanakan pemutakhiran sesuai SE terbaru sehingga juga ada perubahan yang baik dalam DPT di Kabupaten Jayapura.

Koordiv. PHL ini pun kembali menegaskan terkait minimnya partisipasi parpol pada pleno tahun 2020, sehingga Bawaslu menyarankan untuk KPU berkoordinasi dengan Kesbangpol agar memfasilitasi KPU, Bawaslu, Parpol dan instansi terkait dalam satu pertemuan khusus untuk membahas Daftar Pemilih Berkelanjutan ini. Selain itu, ia pun menyampaikan maksud dan tujuan TNI dan Polri yang hadir dalam agenda ini, bahwa bukan hanya untuk keamanan, namun data personil TNI/POLRI yang sudah purnabakti merupakan potensi pemilih baru dan yang baru masuk pendidikan akan dimasukkan sebagai TMS pada data pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan.

Rapat koordinasi yang berakhir pada pukul 11.30 WIT ini memang dihadiri oleh TNI dan Polri, namun juga Partai Politik, Kesbangpol dan Dukcapil yang mana setiap mereka menyampaikan saran, masukan juga kritik terhadap proses pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan tahun 2021. (MKH)