Kabar

Bawaslu : KPU Kab. Jayapura Harus Lebih Kreatif dan Inovatif “

Bawaslu Kabupaten Jayapura – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jayapura terus melakukan pengawasan terhadap Daftar Pemilih Berkelanjutan Tahun 2020. Ketua dan Anggota Bawaslu bersama staf mengikuti Rapat Pleno Terbuka Penetapan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Tahun 2020 untuk bulan Mei pada Rabu kemarin. (24/06/2020)

Rapat yang dibuka pukul 11.00 WIT oleh Ketua KPU, Daniel Mebri ini juga menghadirkan instansi terkait yaitu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kab. Jayapura, Kesbangpol serta mengundang partai politik tingkat kabupaten.

Seprianti E. Pandi selaku Anggota Bawaslu yang juga adalah Koordinator Divisi PHL (Pengawasan, Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga) dalam kritikannya terhadap hasil yang dibacakan oleh Anggota KPU Bidang Data, Maria, meminta KPU untuk lebih kreatif, berinovasi dalam melaksanakan tugas pemutakhiran DPB, sesuai dengan Surat Edaran KPU RI Nomor : 181/PL.02.1-SD/01/KPU/II/2020, tanggal 28 Februari 2020 tentang Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2020. Hal ini agar data yang didapat lebih valid.

“KPU jangan hanya dengan link untuk menunggu tanggapan masyarakat yang belum terdaftar. Namun KPU harus lebih kreatif, berinovasi sesuai dengan SE 181. Misalnya dengan membuat video agar masyarakat tahu dan tertarik, atau dengan membuat spanduk dan memasangnya pada tempat-tempat umum”, saran Seprianti.

Kritikan dan tanggapan lainnya bertubi-tubi datang dari para perwakilan partai politik. Partai politik meminta agar KPU harus lebih berperan aktif dalam pemutakhiran DPB agar sebagai pengguna data, partai pun memiliki data yang valid dan benar, dan tidak hanya menunggu data dari Dukcapil. Sehingga pengalaman Pemilu sebelumnya yang bermasalah dengan DPT jangan sampai terulang kembali.

Dukcapil yang diwakili oleh Ketua Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), Mesiyo, melalui kesempatan yang diberikan, menjelaskan alur pelayanan Dukcapil, data ganda, dan alur penyerahan data ke KPU. Beliau pun menyampaikan terimakasih atas masukan dan kritikan peserta terkait dengan kinerja Dukcapil.

Sementara itu Anggota Bawaslu lainnya, Nasarudin Sili Luli, pada akhir sesi tanggapan menambahkan agar KPU memulai dengan proses dan mekanisme yang benar.

“Kita harus memulai dengan proses dan mekanisme yang benar, agar hasil akhirnya pun benar. Saya harap rezim KPU kali ini dapat melakukan sebuah perubahan yang baik”, tuturnya.

KPU Kabupaten Jayapura dalam hal ini Efra Tunya selaku Anggota KPU menyambut seluruh tanggapan peserta sebagai masukan bagi KPU dalam melaksanakan pemutakhiran DPB selanjutnya agar lebih baik. Dirinya pun mengaku bahwa ketidaktersediaan anggaran untuk pelaksanaan DPB ini. Namun pihaknya akan mengusahakan agar semua yang diharapakan dapat terpenuhi. – MH –